Press "Enter" to skip to content

Warga Desa Ini Minum Kotoran Kambing dan Sapi Sebagai Obat Kanker

Penduduk di desa Jinshicun di Provinsi Hunan China telah menemukan cara yang agak aneh untuk mendapatkan Obat Kanker. Mereka meminum ramuan campuran kotoran sapi kambing yang mereka yakini merupakan obat ajaib untuk mengobati kanker dan penyakit-penyakit lain.

Penduduk desa mengatakan, mereka menemukan Obat Kanker ini ketika seorang wanita tua di desanya menderita penyakit kanker dan bangun pada suatu hari dengan permintaan aneh – dia menyuruh anaknya untuk mengumpulkan kotoran hewan sebanyak mungkin. Anaknya mematuhi tanpa memikirkan kenapa ibunya menyuruh dia berbuat demikian.

“Saya telah didiagnosis dengan kanker paru-paru Januari lalu dan meskipun telah keluar masuk rumah sakit, tidak ada pengobatan yang mampu melawan penyakit itu” jelas Shuang Ma, berusia 66 tahun. “kemudian saya bermimpi di mana ada sebuah suara memberitahu saya untuk mencampurkan kotoran sapi dengan kotoran kambing. Ketika saya bangun, saya mengarahkan anak saya melakukan apa yang saya mimpi dan dia pergi melakukannya juga.”

Ma mengeringkan semua kotoran itu pada matahari dan dihancurkan membentuk bubuk. Kemudian dia menambahkan air pada bubuk itu dan meminum ramuan itu. Tidak lama kemudian, dia mengklaim bahwa dia ‘merasa lebih baik’. Meskipun ia tidak melakukan pemeriksaan di rumah sakit untuk konfirmasi sejak dia mulai mengambil obat itu, penduduk desa percaya penemuan pengobatan dia itu.

Tidak lama kemudian semua penduduk desa ingin mencoba obat untuk diri mereka sendiri. Orang pertama yang lakukan adalah Xian Li berusia 40 tahun, yang menderita penyakit ginekologi. Setelah meminum ramuan tahi ajaib itu, ia dilaporkan membaik juga. “Setelah mendengar tentang bagaimana ia telah menyembuhkan Ma, saya mulai minum obat beliau dua kali sehari selama tiga bulan. Sekarang saya lebih baik” katanya.

Ketika semakin banyak penduduk desa yang menggunakan ramuan ajaib itu, Seorang dokter di Cina menemukan itu tidak perlu untuk mengeluarkan peringatan tentang bahaya ramuan itu. “Tahi Sapi dan kambing telah digunakan pada zaman kuno Cina sebagai satu cara untuk memompa keluar racun dan panas,” diakui Liu Shaogui, seorang dokter di Universitas Kedokteran Hunan China. “Namun, mereka yang mencoba metode ini menghadapi risiko infeksi bakteri dan parasit jika tahi tidak dirawat dengan benar.”

Netizen di China juga ada yang mengkritik ramuan obat itu sehingga membuat semua penduduk desa percaya karena ketidaktahuan mereka. “Berita yang sangat menyayat hati,” tulis seorang pengguna. “Saya tidak bisa percaya bahwa pada abad ke-21 dan di negara yang merupakan ekonomi terbesar kedua di dunia, masih ada orang yang merawat kanker dengan cara seperti itu. Siapa yang sanggup minum ramuan tersebut jika seseorang memiliki uang?”

Komentar

Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *