Press "Enter" to skip to content

Jangan Sembarang Ikut Aplikasi Ramalan/Prediksi di Facebook, Awas Syirik!

Kita pernah mendengar: BERCANDA BAWA BOM DI BANDARA BISA KENA PIDANA.. Demikian juga masalah kesyirikan, ini larangan terbesar dalam agama, tidak boleh dipakai bercanda juga, masih bnyak candaan lain yang lucu dan mubah

Mungkin sebagian orang kurang tahu bedanya antara ramalan (meramal haram termasuk syirik) dan prediksi (yang ini boleh). Sebelumnya, perlu paham dulu, dalam pelajaran TAUHID, sebab itu ada dua:

  1. Sebab Kauniy
  2. Sebab syar’i

Kalau sebab kauniy, ini adalah hukum sebab-akibat alam atau memang ada penelitian bahwa itu adalah sebabnya. misalnya:

  1. Api kalau kena air ya padam, kertas kena api terbakar dengan mudah
  2. Minum paracetamol demam jadi turun (penelitian)

Kalau sebab syar’i yaitu sebab yang ditentukan oleh syariat menjadi penyebab sesuatu, meskipun bukan penyebab secara kauniy misalnya: Jika ingin dipanjangkan umur (berkah) dan dimudahkan rezeki maka silaturahmi (silaturahmi penyebab mudah rezeki). Nah kalau Ramalan, dia hanya menebak asal-asalan, TIDAK ADA INDIKASI sebab kauniy maupun sebab syar’i
misalnya:

  • meramal 3 tahun lagi seseorang akan sukses, Padahal tidak ada indikasinya, dia juga malas dan tidak ada usaha
  • meramal akan menikah tahun sekian (dari mana dia tahu?)

Kalau prediksi berarti ADA INDIKASI ATAU TANDA-TANDA nya. misalnya predikasi perlombaan kuda, kuda A bakal menang karena kuat, besar dan memang sering menang lemba sebelumnya

-Coba tebak, “ramalan cuaca” masuk yang mana?

iya benar, itu masuk prediksi kalau ramalan cuaca nya ada indikasi sebab kauniy, Jadi bisa diperkirakan besok hujan atau tidak berdasarkan tanda-tanda alam dan sebagainya, tentu ini ada ilmunya So, lebih tepat disebut “perkiraan cuaca”

Sudah pahamkan sekarang? Alhamdulilah, semoga kita dipahamkan ilmu TAUHID dan mengamalkannya, yang bisa mengantarkan kita dan keluarga masuk surga tanpa hisab

Baca selengkapnya :
muslimafiyah.com/ini-dia-beda-ramalan-dan-prediksi.html

ohh berarti kalo main ditepi jurang padahal bahaya banget “gapapa kok kan cuma main aja lucu2an aja jadi santai aja” jatuh baru terasa , yg namanya dosa ngk bisa main2 kak walaupun terlihat sepele , ilmu agama saya emng ngk seberapa , setidaknya saya mengikuti apa yg dilaranng walau hal sepele sedikitpun

Tentag Zodiak

BangBro: Masa’ sih Cuma baca doang zodiak di majalah ama di koran serem gitu ancamananya dalam agama. Katanya shalat gak diterima 40 hari, bisa syirik dan batal keIslaman

KangBro: bisa aja bro, banyak lho hal sepele tapi akibatnya bahaya banget. Misalnya perusahan besar ini, petugas kebersihannya mungkin sepele dibanding, manager, operator, tapi klo gak ada bahaya tu.

Nih tak kasi tahu ya point-pointnya:

1. Zodiak dan perbintangan itu kan Ramalan tentang masa depan, jelas bohongnya bro, mana ada yang tahu masa depan kecuali Allah[1] dan mereka orang khusus yang diberi tahu oleh Allah seperti Nabi dll

Logika aja bro, suruh tuh dukun atau peramal, ramalin nasibnya besok, mana usaha yang sukses, kalau beneran mah, udah kaya dan sukse mereka. Tapi kenyataannya??

2. Ini bukan masalah sepele lho, karena Allah sudah mengatakan tidak ada yang tahu masa depan dan ilmu ghaib, hanya Allah yang tahu lho.

Coba deh, bos besar diperusahan bilang, “Jangan ada yang masuk ruangan ini kecuali saya”, nah ada yang berani melanggar ga?

3. Karena itulah walaupun sekedar Iseng datang kepada dukun dan tukang ramal, diancam tidak diterima shalatnya 40 hari[2]. Nah sama dengan sekedar iseng baca-baca zodiak, walaupun gak percaya-percaya amat

4. Zodiak ini termasuk Ilmu perbintangan yang dilarang[3] , karena Zaman Nabi juga sudah ada lho

5. Ini yang Bahaya Bro, kalau baca Zodiak dan percaya ama dukun dan tukang ramal, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang bilang lho, berarti dia sudah mengingkari apa yang diturunkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam[4] . Bahaya kan Bro?

BangBro: bener juga bro, ternyata bahaya banget walaupun iseng ya, Semoga kaum muslimin sudah tahu tentang ini.


Penyusun: Raehanul Bahraen

Komentar

Komentar

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *